Kamis, 20 Agustus 2009

Pengembangan Karier di Universitas Nacional Timor Lorosa’e

Pengembangan Karier di Universitas Nacional Timor Lorosa’e
UNTL dalam rangka Menuju Manajemen Universitas yang berbasis Good University Governance (GUG) mengembangkan dan menata struktur organisasi dan system akademik yang diberi nama SODA. SODA (Sentralizasaun  Operasional Desentralizasaun Akadémiku) adalah “Model Manajemen Perguruan Tinggi dimana kegiatan operasional dilaksanakan secara terpusat di tingkat Universitas sedangkan kegiatan Akademik dilakukan secara Desentralisasi  di tingkat Fakultas dan Jurusan/Program Studi.”
SODA Mensentralisasikan Administrasi Operasional dalam hal koordinasi dan Sinkronisasi, seperti : Penerimaan Mahasiswa Baru, Administrasi Akademik, Keuangan, Sumber Daya Manusia, Sarana Prasarana, Kemahasiswaan, Sistem Informasi, Penjaminan Mutu dan hal-hal khusus dan Kerjasama. Sedangkan yang didesentralisasikan adalah Substansi Akademik seperti : Penyetaraan mahasiswa baru (Pindahan/Alih Kredit), Pengembangan kurikulum program studi, Penetapan Dosen Mengajar, Pengembangan dosen (kegiatan ilmiah termasuk pengembangan karir fungsional), Pengelolaan laboratorium khusus/studio fakultas/jurusan, Pengembangan Program Studi di tingkat Fakultas, Bimbingan Akademik, Bimbingan tugas akhir, Kegiatan Himpunan Mahasiswa Jurusan (Kokurikuler), Kegiatan Mahasiswa Fakultas (BEMF). Salah satu contoh desentralisasi yang sudah berjalan sekarang di UNTL adalah pelayanan perkuliahan yang terbagi atas masing-masing fakultas memiliki gedung tersendiri.
Dalam sistem ini kegiatan administrasi saja dipusatkan di tingkat Rektorat yang secara teknis operasionalnya ditangani oleh Biro atau Direktorat. Pada tingkat Rektorat dibentuk Direktorat–Direktorat yang terdiri dari sub direktorat yang melaksanakan seluruh kegiatan administrasi. Pada tingkat Fakultas, ketatausahaan hanya mengurusi administrasi yang bersifat lokal, terutama untuk membantu Dekanat/Jurusan dalam urusan administrasi dan Fakultas lebih berfungsi dalam pengembangan akademik. 
Sosialisasi mengenai implementasi SODA ini diharapkan mendapat dukungan, pengertian, pemahaman dan kepercayaan  baik dari mahasiswa, dosen dan karyawan agar dapat bersinergi dengan baik dan memotivasi komitmen, disiplin dan iklim kerja yang sehat dan harmonis untuk meraih kemajuan dan kejayaan Universitas Nacional Timor 
Lorosa’e.
PENDAHULUAN
UNTL merupakan Perguruan Tinggi Negeri satu-satunya di Negara RDTL mempunyai tugas pokok penyelenggaraan pendidikan tinggi. Inti dari tugas PTN adalah menyelenggarakan tugas akademik yang tercermin dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk dapat melaksanakan tugas ini UNTL harus membuat perencanaan yang baik sehingga tujuan yang telah ditentukan dapat tercapai.
Landasan yuridis untuk menyusun rencana pengembangan akademik UNTL adalah Undang-undang Pendidikan Nasional (UU No. 8 tahun 2004) ). pengembangan akademik UNTL didasarkan pada Statuta Universidade Tahun 2005, yang di dalamnya mengandung Visi, Misi, Tujuan Universitas serta Pola Ilmiah Pokok (PIP) UNTL yaitu Kebudayaan.
Dalam penyusunan arah kebijakan akademik, yang pertama harus ditentukan adalah tujuan umum yang ditunjukkan dalam visi, misi dan evaluasi diri yang menunjukkan kemampuan kita, kelemahan, peluang dan ancaman (kita kenal sebagai analisis SWOT).
Pada era globalisasi sekarang ini dibutuhkan tenaga – tenaga yang handal, pilihan dan professional sebagai salah satu pilar penunjang pertumbuhan suatu negara. Untuk itu dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas sebagai rangkaian upaya untuk mewujudkan manusia Timor-Leste seutuhnya, dalam cakupan manusia sebagai insan ataupun sebagai sumber daya yang merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah - pisahkan.
Manusia sebagai sumber daya yang memiliki etos kerja yang produktif, keterampilan yang handal, kreatifitas yang mumpuni, disiplin yang terjaga serta profesionalisme yang terpercaya serta memiliki kemampuan memanfaatkan, mengembangkan, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi maupun kemampuan manajemen.
Dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia pada UNTL, secara umum dapat dibagi menjadi dua jalur yaitu : Struktural (Managerial) dan Fungsional (Teknis). Namun demikian jalur – jalur tersebut tidak membatasi seseorang untuk terpaku pada salah satu jalur dalam pengembangan dirinya.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui jalur struktural (managerial) sangat diperlukan wawasan yang luas pada para pengambil keputusan, perumus kebijakan dan pengelola program, selain itu perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan penilaian program.
Masalah manusia adalah sebuah masalah yang universal, sehingga sumber daya manusia dalam jalur struktural (managerial) harus mampu mendorong kerja sama secara bilateral maupun multilateral pada tingkat regional maupun global ke arah pengembangan sumber daya manusia yang bertumpu pada kemandirian nasional dan kepentingan bersama.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui jalur fungsional (teknis) dilakukan melalui berbagai jenjang pendidikan dan latihan khususnya pada jenjang D3 (diploma tiga) sampai dengan S2 (strata dua) agar dapat berorientasi dan beradaptasi dengan irama perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta berpegang teguh pada etika profesi.
Mengingat betapa pentingnya pengembangan sumber daya manusia tersebut maka peningkatan kualitas sumber daya manusia yang dilakukan oleh  UNTL dilakukan melalui jenjang pendidikan khusus sebagai syarat utama bagi seorang calon pegawai UNTL yang berkualitas.
Masalah perencanaan karier terkait sekali dengan permasalahan kepuasan kerja karyawan, karena sebagaimana kita ketahui bahwa seluruh manusia ingin kariernya meningkat secara terus menerus sampai pada titik puncak. Namun tidak semua orang yang berhasil sampai pada titik puncak yang diinginkan.
Penyebab permasalahan di atas cukup kompleks baik ditinjau dari dalam diri orang tersebut, lingkungan pekerjaan ataupun aturan perusahaan yang membuat dirinya merasa puas ataupun tidak puas dalam bekerja.
Di UNTL Pengembangan karier fungsional (teknis) terdiri dari :
a.Peningkatan jenjang pendidikan staff akademik dan staff non akademik, menuju S2 dan S3, baik di dalam negeri dan juga di luar negeri. Program ini didukung dengan program insentif bagi staff akademik dan staff non akademik yang menempuh S2 dan S3, beasiswa UNTL bagi staff akademik dan staff non akademik yang menempuh pendidikan S2 setiap tahun 100-200 dosen, dan S3 setiap tahun 20-30 staff akademik dan staff non akademik yang mendapatkan Beasiswa luar negeri dari Mendikbud yang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin dimana kendala utama Bahasa Inggris dan Bahada Português harus diatasi dengan kursus Bahasa Inggris dan Bahasa Português bagi staff akademik dan staff non akademik ditingkatkan.
b.Program pertukaran staff akademik dan staff non akademik dengan universitas luar negeri ditingkatkan
c.Pelatihan staff akademik baik dalam pemahaman kurikulum maupun ketrampilan proses belajar mengajar
d.Penyusunan penilaian kinerja staff akademik dan staff non akademik.
Di UNTL Pengembangan karier Struktural (manajerial) terdiri dari :
1. Masih diterapkannya pola pengembangan karier melalui pendidikan formal S2 atau S3 bagi dosen yang tidak potensial dipromosikan ke dalam jenjang jabatan struktural
2. Adanya sebagian dosen setelah mengakhiri masa pendidikan dan pernah menduduki jabatan struktural masa lalu memiliki sikap loyalitas yang menurun terhadap pimpinan fakultas,
3. Masih ada para dosen yang berkualifikasi belum difungsikan, sehingga pada mereka hanya tertumpuk suatu harapan,
4. Masih ada sebagian pimpinan yang enggan mengakui prestasi individu, terutama sulit untuk memberikan pengakuan dan penghargaan,
5. Sebagian dosen belum berkeinginan untuk mengikuti program pengembangan karier yang dikembangkan pada saat ini mnegingat masih belum transparannya tujuan dari pembinaan karier itu sendiri.
Berdasarkan UU Kepegawaian No. 8 Tahun 2004 bahwa apabila Staff Akademik dan staff non Akademik yang telah mengikuti proram pengembangan karier sbb:
Nível
Scalão
Nível Educação
Observação
7 (Sete)
A
B
C
D
Doutorado
Prosesu tengki tinan Rua
6 (Seis)
A
B
C
D
Mestrado

Pos Graduação/Licensiatura

5 (Sinco)
A
B
C
D
Licensiatura

Bacharelato

4 (Quatro)
A
B
C
D
Escola Secundário

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar